KPU Bukittinggi Anggarkan 13,3 Milyar untuk Pilkada Serentak 2020

Tuesday, 8 October 2019 : 18:30


Bukittinggi, liput24.com | Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Bukittinggi, sudah melaksanakan tahapan pemilu sejak awal September kemarin, pasca penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, Rabu (9/10).

Pemilu serentak yang dilaksanakan pada 2020 mendatang, KPU kucurkan anggaran sebanyak Rp. 13,3 milyar untuk pemilihan walikota dan wakil walikota Bukittinggi, sementara anggaran pemilihan gubernur dianggarkan melalui KPU Provinsi.

Ketua KPU Bukittinggi, Benny Aziz mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan pemilihan umum kepala daerah serentak 2020 sebanyak Rp. 13,3 milyar. Anggaran tersebut akan digunakan,  pembentukan PPK,  PPS, dan KPPS, pemuktakhiran dan penyusunan daftar pemilih. 

“Kemudian kita juga anggarkan untuk bimbingan teknis, honorarium panitia ad hoc, penelitian administrasi, logistik, pengumuman dan pendaftaran calon,  masa kampanye, pemungutan suara,  serta tahapan lainnya,” ujar Benny saat melakukan jumpa pers dengan awak media.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat Sumber Daya Manusia (SP3MSDM) KPU Kota Bukittinggi, Heldo Aura, menjelaskan, biasanya tren partisipasi pemilih pada Pilkada itu turun dari Pileg dan Pilpres, karena pada pilkada form A5 tidak digunakan lagi.

“Hal ini yang akan kita upayakan bersama, bagaimana tren nya itu berubah. SehIngga partisipasi pemilih, khususnya di Bukittinggi pada pileg 2019 lalu mencapai 77% lebih, pada pemilihan serentak 2020 nanti naik, dan melebihi target 80% dari total partisipasi pemilih," ujarnya.
Silahkan Bagikan Berita Ini