Otak Pelaku Pencurian di Agam dan Bukittinggi Dibekuk

Wednesday, 8 January 2020 : 05:45
Bukittinggiliput24.com | Akhirnya empat tersangka pencurian yang meresahkan warga di wilayah Kamang, Kabupaten Agam berhasil diringkus Tim Kobra Polres Bukittinggi, Rabu (08/01).

Keempat tersangka inisial RM (30), R (41), RR (25) dan NA (45) ditangkap dirumahnya masing-masing di Kamang Magek, Agam dan di Kelurahan Tarok Dipo, Guguak Panjang Bukittinggi. 

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso  melalui Kasat Reskrim AKP Chairul Amri Nasution membenarkan bahwa, Tim Tiger Polres Bukittinggi telah berhasil menangkap empat pelaku pencurian yang selama ini beroperasi di wilayah hukum Polres Bukittinggi. 

"Penangkapan pelaku RM ditangkap dirumahnya pagi tadi sekitar pukul 04.00 Wib di Nagari Kamang Mudiak Kec.Kamang Magek Kab.Agam. Kemudian  dilakukan pengembangan kasus dan berhasil mengamankan tersangka R, di rumahnya Jl. Sutan syahrir Kel.Tarok Dipo Kec.Guguk Panjang sekitar pukul 04.45 Wib," ujar Chairul.

Selanjutnya ditangkap dua orang pelaku lagi inisial masing - masing RR dibekuk dirumahnya Pasar Aur Bukittinggi pukul 05.15 Wib dan yang terakhir NA ditangkap dirumahnya Jl.Prof.M.Yamin Kel.Aur Kuning Kec.ABTB sekira pukul  06.15 Wib. 

"RM merupakan resedivis yang juga pernah melakukan pencurian beberapa tahun lalu. Pada saat dilakukan penangkapan RM di rumahnya,  yang bersangkutan berusaha melarikan diri sehingga RM terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas yang bersarang di kaki kirinya," terang Chairul.

Chairul menambahkan yang menjadi otak pencurian tersebut yakni RM pada  dua lokasi di Kabupaten Agam dan dua lokasi di dalam Kota Bukittinggi pada beberapa bulan lalu.

"Ditangan pelaku, berhasil diamankan barang bukti berupa satu unit televisi TV Sharp Aquos dan tiga unit speaker aktif merek Sharp serta satu buah linggis yang biasa digunakan pelaku untuk mencongkel pintu tempat pencuriannya, " tambahnya.

 Keempat pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.


Silahkan Bagikan Berita Ini