Pengelolaan Rusunawa Bukittinggi Gunakan Konsep Syariah

Thursday, 16 January 2020 : 22:42


Bukittinggi, liput24.com | 42 unit Rusunawa di Kelurahan Bukit Apik, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan menggunakan konsep syariah yang akan dihuni oleh warga Bukittinggi, Jumat (17/01).

Kadis Perumahan dan Permukiman Bukittinggi, Erwin Umar mengatakan , sesuai amanat Walikota Bukittinggi, konsep Rusanawa menggunakan syariah.

"Kalau Rusanawa sudah metropolitan ya, berbagai suku dan ras yang akan menghuni sesuai kriteria  dari Kementrian. Tentu ada rambu-rambunya, ada security dan pengawasannya," jelas Erwin Umar kepada awak media. 

Lanjut Erwin, ketentuan maupun persyaratan yang akan menghuni rusanawa ini belum ditetapkan. "Itu dengan Perda dan Perwako setelah diserahkan barang ini kepada Pemko Bukittnggi," terang Erwin. 
  
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, Maderizal menuturkan saat melakukan kunjungan kerja, melihat kesiapan dari pembangunan Rusunawa. Ia menemukan keterlambatan teknis. Kemudian masalah administasi, management kontruksi butuh perpanjangan waktu untuk menyelesaikan 42 unit Rusunawa. Maka keterlambatan itu telah diberikan perpanjangan waktu selama 50 hari. 

"Mudah-mudahan adanya tambahan waktu ini, bisa diselesaikan oleh rekanan," tutur Maderizal. 

Pembangunan Rusunawa tiga tingkat dengan luas lahan 1,8 hektar menggunakan dana APBN sebesar 16 milyar.  
Silahkan Bagikan Berita Ini