Warga Bukittinggi Tolak Turis Tiongkok

Sunday, 26 January 2020 : 18:23


Bukittinggi,  liput24.com | Antisipasi penyebaran virus corona, ratusan warga yang tergabung dalam GNPF Bukittinggi dan Agam menggelar aksi penolakan kunjungan wisata turis asal Tiongkok, Senin (27/01).

Humas GNPF Bukittinggi dan Agam, Yulhendri mengatakan, aksi penolakan turis asal Tiongkok sengaja dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang saat ini menghebohkan dunia. 

"Untuk memastikan agar para wisatawan yang berjumlah seratus lebih itu tidak berkeliaran ditengah kota, pihaknya melakukan penjagaan diluar penginapan yang dihuni oleh turis tersebut," ujar Yulhendri. 


Lanjut Yulhendri, pihaknya  sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait hal tersebut. "Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres dan Kodim dengan kesepakatan agar wisatawan asal Tiongkok tidak keluar dari hotel. Apalagi melakukan kunjungan ke lokasi objek wisata yang ada disini dan Senin pagi mereka harus meninggalkan Bukittinggi," jelasnya.

Semantara GNPF  Bukittinggi-Agam menyayangkan sikap Pemprov Sumbar yang melakukan penyambutan meriah terhadap para wisatawan tersebut disaat kondisi seperti saat ini.  "Di negara mereka sendiri korban berjatuhan,  bahkan perawat pun ikut menjadi korban. Kalaupun ada pemeriksaan apakah bisa menjamin mereka tidak membawa bibit virus tersebut, " ungkap Yulhendri.

Terkait aksi penolakan, pihak GNPF sudah berkoordinasi dengan pihak Pemko Bukittinggi, pihak hotel dan penyelenggara  pembawa tamu agar kesepakatan tidak dilanggar. Oleh karena itu,  untuk memastikan para wisatawan tidak keluar hotel,  anggota GNPF akan bertahan didepan hotel. 

"Kami tidak membenci tamu wisatawan datang ke Bukittinggi,  tapi kami tidak menginginkan agar tidak ada korban yang disebabkan datang dari tamu tersebut, kita mengantisipasi agar penyakit itu tidak sampai kesini," tutupnya.
Silahkan Bagikan Berita Ini