Kejari Bukittinggi Luncurkan Jamata dan Starbak Jam Gadang

Monday, 24 February 2020 : 03:35

Bukittinggi,liput24.com | Menuju zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi, Sumatera Barat kembali mengembangkan inovasi untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan hukum kepada masyarakat, Senin (24/02).

"Tahun lalu  kita  sudah canangkan ini, kebetulan  belum berhasil. Pada  2020,  kita canangkan kembali untuk zona intergritas WBK dan WBBM. Tentunya pekerjaan rumah pada tahun 2019 yang belum dituntaskan dan pada 2020 ini, mesti kita selesaikan. Karena susai dengan kerja keras, kerja tuntas dan kerja berintegritas" ujar Kepala Kejari Bukittinggi Ferry Tas kepada liput24.com.

Lanjut Ferry, tahun lalu pihaknya canangkan program inovasi seperti Jaksa Masuk Balai Adat dan Jaksa Masuk Pasar. "Alhamdulillah hasilnya, masyarakat sangat antusias," jelas Ferry.

Kemudian Kejari Bukittinggi kembali akan mencanangkan dua program inovasi yang akan diterapkan yaitu , Jaksa Masuk  Majelis Taklim (Jamata). "Majelis taklim diisi oleh kaum ibu-ibu, yang menjadi garda terdepan melakukan pembinaan genarasi muda pada keluarga. Nah melalui majelis taklim, kita bisa menyampaikan pesan-pesan hukum," terang Ferry.


Program kedua Kejari tahun 202o ini yaitu, Siap Antar Barang Bukti Jaksa Melayani dan Masyarakat Tidak Usah Datang (Starbak Jam Gadang)."Artinya kalau ada barang bukti yang ada disini, kalau inkracht kita antar ke alamat yang bersangkutan," tambahnya. (KW)






Silahkan Bagikan Berita Ini