Diajak Duel, Pekerja Rumah Makan Tewas Terbunuh

Tuesday, 31 March 2020 : 05:34

Bukittinggi, liput24.com | Entah apa yang merasuki salah seorang pegawai rumah makan di Kota Bukittinggi yang nekat menewaskan rekan kerjanya di disamping Kantor MUI Bukittinggi, Selasa (31/03).

Kapolres Bukittinggi, AKBP. Iman Pribadi Santoso, SIK mengatakan, korban ditemukan tewas di samping kantor MUI Bukittinggi, Kelurahan Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, sekitar pukul 05.30 Wib. 

"Dari keterangan tersangka, korban tewas akibat 4 kali bacokan pada bagian kepala dan badan menggunakan parang," ujar Iman.

Motif tersangka merasa sakit hati, dan langsung mengajak duel korban. Kemudian tersangka menunggu korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membawa parang yang diletakan pada bagian punggung pada Senin (30/03) sekitar pukul 11.00 Wib kemarin. Melihat korban datang, tersangka langsung membacok kepala korban hingga terjatuh,"  kata Iman.

Lanjut Iman, setelah membunuh rekan kerjanya dengan inisial AN (25) tahun. Tersangka inisial AF (21) tahun menghubungi rekan kerjanya yang lain melalui Whatsapp, bahwa tersangka telah membunuh korban.

"Mendengar informasi tersebut, peristiwa itu disampaikan ke pemilik rumah makan, dan pihak rumah makan melaporkan ke kepada kita," terang Iman.

Kedua tersangka merupakan satu kampung dari Mandailiang, Sumatera Utara dan sudah lima tahun bekerja disatu rumah makan tersebut.


Berdasarkan informasi tersebut, Tim Kobra Polres Bukittinggi langsung menyisir lokasi terjadinya peristiwa dan menemukan korban. Setelah itu tim kami langsung mencari tersangka dan ditemukan di SMP 1 Tilantang Kamang, Kabupaten Agam yang hendak melarikan diri.


"Saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Bukittinggi dan akan dijerat dengan pasal 338 jo 340 KHUP dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara," tambah Iman.


Silahkan Bagikan Berita Ini