Gubernur Apresiasi SMK dan SMA Produksi Masker

Monday, 20 April 2020 : 03:35

Padang, liput24.com Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengapresiasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)
Se-Sumbar yang turut berperan aktif dalam percepatan penanganan Pandemi Virus Corona (Covid-19), salah satunya dengan membuat masker-masker berbahan kain, Senin (20/04).

Terdapat 14 SMK dan dua SMA menyerahkan bantuan masker yang diproduksi sendiri sebanyak 128.500 helai. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Provinsi Sumbar Irwan Paryitno di Aula Kantor Gubernur.

Pada penyerahan bantuan tersebut turut hadir, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Kadis Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur serta masing-masing kepala sekolah.

"Apresiasi kita berikan kepada para pelajar SMK dan SMA yang memproduksi masker, apalagi kita saat ini sangat membutuhkan masker dalam jumlah banyak," ungkap Irwan Prayitno.

Lanjut Irwan Prayitno, rencananya bantuan masker tersebut akan disalurkan pada setiap posko-posko di perbatasan. Termasuk bagi para pendatang yang ingin masuk ke wilayah Sumbar yang tidak menggunakan masker.

"Mudah-mudahan dengan adanya inovasi ini, tidak ada lagi istilahnya kosongnya masker di Sumbar. Saya bangga, para pelajar bisa bantu pemerintah sebagai ikut berpartisipasi mencegah dari virus Covid-19," ucap Irwan.

"Mudah-mudahan dengan adanya inovasi ini, tidak ada lagi istilahnya kosongnya masker di Sumbar. Saya bangga, para pelajar bisa bantu pemerintah sebagai ikut berpartisipasi mencegah dari virus Covid-19," ucap Irwan.

Gubernur meminta agar kualitas kain tetap dijaga, agar hasil yang didapat semakin maksimal dan layak untuk digunakan dan bagi kesehatan penggunanya.

"Kita akan sediakan bahannya, nanti para pelajarlah yang akan produksi maskernya. Sepanjang kemampuan dari SMK dan SMA, kita tidak akan membatasi," terangnya.

Sementara Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit juga mengucapkan terima kasih pada para pelajar dan guru-guru SMK dan SMA yang begitu tinggi kepeduliannya atas wabah virus corona.

"Karya anak-anak kita ternyata sangat luar biasa, dengan produksi masker sudah sama membantu pemerintah dalam menghadapi kelangkaan masker," tutur Nasrul Abit.

Nasrul Abit menambahkan, secepatnya akan langsung dibagikan kepada setiap posko-posko perbatasan. Apalagi masker yang dibuat di SMK dan SMA ini punya kelebihan bisa dipakai berulang setelah dicuci dan bahannya bebas bahan kimia.

"Karena bahannya terbuat dari kain, maka bisa dipakai berulang kali setelah masker dicuci," tambahnya..

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Adib Alfikri, pihaknya mengumpulkan semua SMK dan SMA di Sumbar untuk bisa ikut berkontribusi pada pemerintah dengan memproduksi masker.

Adapun SMK dan SMA yang menyerahkan bantuan masker adalah SMKN 6 Padang 10.000, SMKN 8 Padang 10.000, SMKN 1 Payakumbuh 10.000, SMKN 3 Payakumbuh 10.000, SMKN Ampek Angkek 10.000, SMKN Luhak 2.500, SMKN 2 Bukittinggi 5.000, SMKN 1 Sijunjung, SMKN 1 Lubuk Sikaping 6.000, SMKN 1 Sawahlunto 4.000, SMKN 1 Lembah Gumanti 2.000, SMKN 1 Ranah Pesisir 27.000, SMKN 3 Solok 2.000, SMKN 1 Lintau Buo 5.000, SMAN 2 Lintau Buo 10.000, SMAN 5 Payakumbuh + SLB Tanah Datar 10.000. (Mimi)

Silahkan Bagikan Berita Ini