Kodim 0304 Agam Siap Kawal Ketat 72 TKI dari Malaysia yang Dikarantina

Thursday, 23 April 2020 : 01:17
Bukittinggi, liput24.com | Dua unit bus yang membawa 104 penumpang dari Dumai diamankan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bukittinggi, Kamis (23/04).

Dari 104 penumpang, 99 merupakan perantau yang pulang dari Malaysia, sementara 5 orang merupakan supir bus itu sendiri. 

Sampai  di Garegeh atau depan Posko PSBB Bukittinggi, tim langsung memberhentikan bus tersebut yang akan menuju  Terminal Aur Kuning.


Nantinya setiba Terminal Aur Kuning, perantau ini  akan menuju rumah masing - masing, seperti ke  Kabupaten Pesisir Selatan, Pasaman, Padang Pariaman, Agam, Bukittinggi dan Payakumbuh.

Sebelum sampai di Garegeh, supir bus sebelumnya telah menurunkan sebanyak 27 orang penumpang, 1 orang di Kampar, Provinsi Riau, 26 orang Kabupaten 50 Kota dan Payakumbuh.

Kemudian penumpang yang tiba di Garegeh, total 72 orang dan langsung di karantina ke Balai Diklat Kemendagri Wilayah 1 Sumatera Barat, tepatnya di Baso Kabupaten Agam.


Dandim 0304 Agam, Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro, SIP mengatakan, sesuai SOP, TNI dan Polri ikut membantu penanganan Covid 19. "Saat kita cek di perbatasan, ditemukan 104 orang Tenaga Kerja Indonesi (TKI) dari Malaysia dan kita langsung mengarahkan ke lokasi karantina," kata Dandim 0304 Agam.

Lanjut Dandim, seluruh TKI yang dikarantina akan diamankan dari pihak Kodim 0304 Agam.  "Dari kami pastinya, TNI dan Polri akan mengamankan," kata Victor.

Sebelumnya, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyanyangkan pihak perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Riau yang membiarkan perantau tersebut pulang kampung ditengah penerapan PSBB. 

"Dari kita sangat menyayangkan, beruntung cepat kita berhentikan, sehingga tidak masuk Bukittinggi dan menyebar," kata Ramlan. (Kim)

Selain Walikota Bukittinggi dan Dandim 0304 Agam ikut mengawal TKI dari Malaysia tersebut ke lokasi karantina, juga hadir Kapolres Bukittinggi, Kejari Bukittinggi, Sekda Bukittinggi, Kadishub dan Kadinkes Kota Bukittinggi serta Camat Baso, Kabupaten Agam.


Silahkan Bagikan Berita Ini