Walikota: PSBB Hanya di Kota Bukittinggi Tidak Efektif

Tuesday, 14 April 2020 : 02:59

Bukittinggi, liput24.com | Pemerintah Kota Bukittinggi menilai, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar hanya di Kota Bukittinggi tidak efektif. Sementara Walikota setuju, jika PSBB diterapkan di seluruh kabupaten/kota se Sumatera Barat, Selasa (14/04).

"Kalau soal PSBB, saya barusan kontak-kontak dengan provinsi, artinya  PSBB itu tidak mudah. Tapi, kalau secara Sumatera Barat PSBB, saya mendukung. Kalau hanya Bukittinggi melakukan PSBB, bagaimana dengan daerah penyangga kita, Agam Timur dan Payakumbuh. Orang semua masuk kota. Saya berpikir seperti ini, Sumatera Barat sudah pantas dengan PSBB, karena angka kenaikan positif (Covid-19/red) cukup cepat termasuk kedatangan masyarakat perantau cukup Tinggi dan sudah pantas. Tapi kalau dilakulan PSBB perkota tidak efektif," kata Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Ramlan menilai, jika PSBB dilakukan Sumatera Barat, itu sangat luar biasa. "Kita akan coba PSBB selama 14 hari," terang Ramlan.

Tujuan PSBB adalah mendorong masyarakat agar tidak masuk ke kota, tidak keluar rumah dan tidak kemana-mana. "Dan Kita harus siap dengan tenaga, baik personil dari TNI, Polri, Dishub dan Dinas Kesehatan. Saya setuju PSBB kalau benar-benar kita lakukan," tegas Ramlan.

Ramlan menambahkan, jangan melihat Jakarta, coba lihat Amerika, apa yang tidak punya. Duit punya, alat kehatan terbaik dunia, tapi tidak mampu mengendalikan (Covid 19/red). "Saat ini kita memikirkan, bagaimana masyarakat tenang, kebutuhan pangannya cukup," tambah Walikota.
Silahkan Bagikan Berita Ini