Warga ATTS Meninggal Dunia Dikeroyok Pasca Menghimbau Larangan Berkumpul Kumpul

Monday, 20 April 2020 : 20:57
Bukittinggi, liput24.com | Ditengah wabah Covid 19, warga sudah mulai aktif memberikan himbauan untuk tidak berkumpu-kumpul. Namun malang terjadi, bagi seorang pemuda di Aur Tanjungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi menjadi korban pengoroyokan hingga tewas.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso, SIK membenarkan, bahwa telah terjadi tindakan penganiayaan terhadap seorang warga Aur Tajungkang Tangah Sawah hingga tewas oleh sekelompok orang yang menolak ditegur saat berkumpul-kumpul pada dini hari kemarin.

"Tersangka sudah kita amankan di Polres Bukittinggi sebanyak tiga orang," kata Iman.

Lanjut Iman, sementara korban sudah dibawah ke rumah Sakit Acmad Moctar Bukittinggi dan meninggal dunia disana.

 "Korban meninggal dunia dan sudah dilakukan visum luar," tetang Iman kepada awak media di halaman Mapolres Bukittinggi.

Iman menambahkan, motif tersangka keroyok korban karena tidak terima diingatkan untuk tidak berkumpul-kumpul.

"Tersangka tidak ingin diingatkan, maka terjadi tindakan pengeroyokan terhadap korban," tambah Iman. (Kim)
Silahkan Bagikan Berita Ini